Sahabat Anti Bullying



 
Bullying
Adalah suatu perilaku yang disengaja dengan melakukan kekerasan, ancaman, paksaan untuk menyalahgunakan atau mengintimidasi orang lain dan menakut-nakuti korbannya untuk menunjukkan kekuatan atau kekuasaan pelaku bully. Perilaku ini menjadi salah satu kebiasaan yang melibatkan ketidakseimbangan sosial maupun fisik.
Menurut Keith Sullivan ada 2 bentuk dari bullying, yaitu :
    1.    Kekerasan fisik adalah bentuk bullying yang paling jelas dan terjadi ketika seseorang secara fisik dirugikan melalui tindakan. Seperti, memukul, menjabak, menggigit, menendang, meludahi atau bentuk lain yang menindas secara fisik.
    2.  Kekerasan non-fisik, ada 2 aspek dalam point ini
·       Verbal, ini termasuk mengintimidasi karena melakukan sebuah ancaman, melakukan panggilan telepon dengan nada kasar, menyebarkan gosip-gosip yang tidak benar atau palsu.
·       Non-verbal, dapat dilakukan secara langsung maupun tidak langsung.

SAY NO TO BULLYING
Karena dengan jaman yang semakin berkembangan dan maju, perilaku anak jaman sekarang makin gak karuan, gak bermoral dan gak bisa saling menghormati satu sama lain. Mereka merasa sok hebat dengan menunjukkan kekuatannya dengan mengintimidasi orang-orang yang mereka anggap lemah. Akhir-akhir ini banyak sekali berita tentang kasus bullying yang tersebar di Tv maupun di Medsos dan ini menjadi hotnews. Mereka menindas orang-orang dengan senang hati dan tertawa-tawa, seperti yang telah tersebar di medsos, bahwa ada kerumunan pelajar yang masih berpakaian seragam berada di mall, dan diantara mereka melakukan penindasan pada salah satu pelajar, korban pelajar tersebut dipermalukan, ditindas, bahkan mereka menyuruh korban untuk mencium kaki tanpa alas dari salah satu pelaku bully. Perilaku mereka sangat mengerikan, apa jadinya kalau penerus bangsa kita berada ditangan mereka. Mereka saja masih pelajar berani berperilaku seperti itu, bagaimana kalau sudah besar nanti, mau jadi apa mereka. Mungkin pikiran mereka melakukan hal itu mereka merasa puas,hebat dan kuat, bagaimana tidak karena mereka sendiri melakukan hal tersebut dengan mimik wajah yang sangat menggembirakan. Tapi sayang sekali mereka lupa memikirkan bagaimana perasaan dari korban bully, keluarga dari korban bully bahkan keluarga mereka sendiri. Dengan terjadinya kasus ini banyak korban-korban bully mengalami masalah psikolog, banyak diantaranya depresi sehingga ada juga mereka yang selalu merasa takut berada dikerumunan banyak orang atau berada dilingkungan yang baru. Kita sebagai generasi anak bangsa dari satu kesatuan negara Indonesia harus menegakkan keadilan sama rata, memberi hak hidup dan hak lindung bagi sesama, karena dampak bullying memiliki resiko besar bagi perkembangan anak bangsa. Semoga saja kasus bullying berakhir tahun ini dan semoga juga seluruh anak bangsa Indonesia secara keseluruhan mendapatkan hak anak sebagaimana mestinya. Amin :)
.
.
STOP BULLYING DAN MULAILAH HARI UNTUK SALING MENGHARGAI SATU SAMA LAIN

Comments

Popular posts from this blog

Bertahan atau Melepaskan pacar

Tips Make Up untuk sehari-hari